Tampilkan postingan dengan label Seni Musik Lagu Untuk Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni Musik Lagu Untuk Anak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2020

Daftar Isi Lagu Anak Berbahasa Inggris

Daftar Isi Lagu Anak Berbahasa Inggris yang sanggup diperdengarkan untuk bawah umur di usia dini. Lagu-lagu tersebut antara lain :

1.  Are You Sleeping
2.  My Bonni
3.  Twinkle Twinkle Little Star
4.  Old Mc Donal Had A Farm
5.  It's A small world
6.  Good Morning
7.  Good Morning
8.  Do Re Mi
9.  Tell Me Tell Me What Is It
10. Once I Caught A Fish A lIve
11. A For Apple B For Boy
12. Baa Baa Black Sheep
13. London Bridge
14. Mary Had A little Lamb
15. Five Little Frogs
16. Let's Sing Together
17. Music Box
18. She'll Be Coming Round The Miountain
19. The Clock
20. Four Little Ducks
21. Hallo
22. Ten Little Indians
23. This Old Man
24. Hickory Diskory Dock
25. I Saw Three Ships.


Lirik dan rujukan lagu sanggup dilihat di sini !!

Sosial Emosional Anak Paud Dalam Ular Naga Panjangnya

PAUD-Anakbermainbelajar---Penulis teringat masa-masa kecil dahulu, saat bermain bersama teman-teman, kadang saking asiknya bermain, tidak terasa hari sudah menjelang senja. Salah satu permainan pavorit yang sering dimainkan waktu itu yaitu permainan "Ular Naga" Bentuk permainan ini berupa bernyanyi dan bergerak sambil berpegangan tangan membantuk deretan tertentu, bermain ular-ular'an sambil bernyanyi "ular Naga Panjangnya" yang teks lagunya kita kenal berbunyi berikut ini :

"Ular naga Panjangnya bukan kepalang
menjalar-jalar selalu kian kemari
umpan yang yummy itulah yang dicari
ini dianya yang terbelakang."


Pada permainan ini, sebagai pusatnya dua orang anak bangun berhadap-hadapan sambil berpegangan tangan yang diangkat ke atas, kemudian sekelompok anak berbaris saling berpegangan tangan kepundak dengan kedua tangan, berjalan mengikuti irama ke arah bawah membentuk terowongan dari tangan-tangan kedua anak yang berpegangan tangan tadi. Mereka berjalan bergerak dan berputar memutari salah seorang anak yang berpegangan tangan tadi, (Biasanya searah jarum jam) kemudian kembali melewati terowongan yang sama. Begitu seterusnya sambil bernyanyi lagu "Ular Naga" tolong-menolong hingga pada bab tamat nyanyian yang berbunyi "Ini dianya yang terbelakang", anak kedua dari anak yang membuat terowongan segera menangkap anak yang berada paling belakang dari barisan ular tersebut, dan anak yang tertangkap akan diberikan pertanyaan hingga beliau harus menentukan ikut temannya yang menjadi sentra dikiri atau dikanan..dan seterusnya.


Bernyanyi dan bermain tolong-menolong dalam permainan "Ular Naga" ini, akan membuat belum dewasa berinteraksi secara masuk akal dan menggembirakan. Pada aktivitas main ini, anak sanggup membuat aspek-aspek penting yang berkhasiat bagi keterampilan dan pendidikan kecakapan hidupnya, ibarat kerjasama, kolaborasi, tugas-tugas kelompok. Sehingga aspek sosial emosional anak sanggup berkembang melalui pengalaman-pengalaman mainnya yang luar biasa. Dengan permainan ini anak mengalami pengalaman berguru yang sangat baik, sebagai sebuah pengetahuan dan pengalaman gres ihwal dunia yang dihadapinya, sehingga anak sanggup menentukan perilaku yang baik untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Aktivitas ini juga sangat membantu guru dalam menyemangati anak yang mengalami kesulitan untuk berinteraksi. Pengalaman anak bermain dan bernyanyi ular naga ini akan menunjukkan motivasi dan peningkatan bagi keterampilan belum dewasa berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman-temannya.

Nah.. bunda, ayo kita main "Ular Naga Panjangnya" Yuk !!

Lirik Lagu Go Green - Super Seven - Untuk Pentas Dance Anak Paud

 seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan kalau ada acara pentas Anak PAUD dan Taman Kanak-kanak LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN - UNTUK PENTAS DANCE ANAK PAUD
PAUD--Anakbermainbelajar--Lirik Lagu "Go Green" yang terkenal semenjak tahun 2012 ini, seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan kalau ada acara pentas Anak PAUD dan TK. Lagu "Go Green" dari Super Seven ini mengisahkan dan menghimbau kita untuk menyayangi bumi kita yang hijau sebagai ciptaan Tuhan. Cocok sekali untuk penanaman cinta alam menuju bumi hijau dan indonesia Hijau, dalam tema cinta alam sekitar. Dipopulerkan semenjak 2012 oleh Kids Fest-super Seven. Lagu ini ada di dalam album The Adventure yang didistribusikan oleh label Keci Music Indonesia. Nah buat yang belum hapal lagunya berikut ini Admint tulis lagi lirik lagunya biar nanti persiapan latihan buat pentasnya dapat lancar ya... Ayo "Go Green"..

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green, go green, go green)
demi masa depan supaya negeri kita kan selalu (go green, go green)
jaga bumi ini kita harus bersihkan polusi (go green)

tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green, go green, go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green)

Jangan buang sampah di sembarang kawasan supaya tetap higienis (tetap bersih)
bawalah sendiri botol minuman untukmu dari rumah
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Go green!

.. setulus cinta untuk bumi tercinta
satu hati untuk indonesia
kawan-kawan jangan lelah mencoba
jaga bumi ini kawasan lahir kita
go green, go green, teriakkan bersama
biar seluruh dunia dengar bunyi kita
Tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang gres (yang baru)
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan.

* * *
Lirik Lagu Go Green
Penyanyi Super Seven-Kids Fast
Kategori Lagu Anak-Pop
Tahun Rilis-2012
Produksi/label Keci Music
 
Lihat Dance Anak PAUD Keren lucu "Go Green".. BERIKUT INI 


Rabu, 01 Januari 2020

Cara Mengajarkan Anak Paud Menyanyi Yang Benar

 dalam salah satu aspek pengembangan seni di Taman Kanak-kanak CARA MENGAJARKAN ANAK PAUD MENYANYI YANG BENAR
AUD Belajar Menyanyi
---Bunda dan pendidik PAUD sekalian, dalam salah satu aspek pengembangan seni di TK/PAUD, aktivitas seni bunyi atau menyanyi untuk anak PAUD sangatlah penting. Sehari-hari kita tentunya sering mendengar belum dewasa kita menyanyi, kebanyakan anak yang menyanyi terdengar mereka menyanyi dengan cara mereka sendiri, ada yang salah atau anak bernyanyi hanya dalam satu nada-monoton? Anak menyanyi tidak terdengar naik-turun melodi lagunya, yang terdengar ditelinga kita hanyalah melodi 'datar' yang menonton. Atau anak yang bernyanyi di luar melodi lagu yang seharusnya, yang biasanya diistilahkan dengan bernyanyi dengan nada sumbang atau 'blero'? keadaan ini terjadi alasannya anak tersebut tidak menyadari kemampuan prosedur bernyanyi (vokal)-nya. Atau anak PAUD belum menyadari bahwa bernyanyi merupakan salah satu kombinasi perubahan-perubahan pada pitch dan ritmik. Antara anak yang satu dengan anak yang lain mempunyai kepekaan yang berbeda akan pitch. Anak yang mempunyai kepekaan kecendrungan sanggup bernyanyi tanpa beban. Namun beberapa anak mungkin memerlukan latihan sedikit lebih keras dalam memfokuskan perhatiannya pada tingkat-tingkat pitch dan perubahannya sebelum mereka mempelajari melodinya secara utuh.

Sebagai pendidik dan guru yang akan membuatkan talenta dan potensi anak, tentunya kita perlu melaksanakan langkah-langkah perbaikan terhadap kemampuan anak dalam hal menyanyi tersebut. Karena itu ada beberapa langkah-langkah yang dilakukan, yang pertama Untuk membantu anak supaya sanggup membedakan pitch nada sanggup dilakukan dengan aneka macam cara di antaranya adalah:

  1. Menirukan model (Guru pendidik/rekaman)
  2. Membedakan pitch yang beragam
  3. Bernyanyi bersahutan
  4. Memanfaatkan alat musik
  5. Wilayah bunyi anak usia Taman Kanak-kanak berkisar antara not e sampai d', atau 4 (empat) atau (lima) nada di sekitar not f dan not g.
Warna bunyi anak PAUD biasanya bisa tinggi, ringan, dan melengking ibarat bunyi seruling. Karena itu abjad bunyi ini harus diubahsuaikan dengan lagu-lagu anak. Artinya pilihlah lagu dengan wilayah nadanya sesuai dengan wilayah bunyi anak, hindarkan dari lagu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk dinyanyikan anak. Selain itu, guru perlu mendorong semangat dan perasaan yang diekspresikan dalam nyanyian belum dewasa PAUD kita.

Anak tidak sanggup dipaksa untuk tertarik atau berminat dalam aktivitas bernyanyi pada waktu tertentu. Untuk mengatasi hal ini anda sanggup memakai teknik merangsang untuk memotivasi anak supaya tertarik ikut menyanyi. Misalnya Pendidik sanggup memperdengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh artis cilik yang menjadi idola mereka.

Kepada Anak Usia dini hendaknya kita ajarkan Lagu belum dewasa tertentunya. lagu untuk belum dewasa harusnya berbeda dengan lagu orang dewasa, sesuai dengan usia dan perkembangan anak, lagu anak ini mempunyai karakterisitik tersendiri ibarat berikut ini :

  1. Memiliki pola-pola melodi yang sederhana
  2. Memiliki keutuhan dan kelengkapan sehingga menciptakan lagu tersebut terasa yummy dinyanyikan
  3. Wilayah nada melodinya gampang dinyanyikan anak.
  4. Memiliki rujukan ritmik yang menarik namun tidak sulit untuk dinyanyikan.
  5. Biasanya judul lagu sederhana, menarik ibarat "Balonku", "Cicak", "Adikku", dan sebagainya.
  6. Memiliki muatan nilai-nilai budbahasa dan nilai pendidikan yang baik untuk anak usia dini

Sebaiknya juga lagu-lagu yang diberikan kepada anak ialah lagu yang mempunyai keriteria sebagai berikut :

  1. Melodi yang dinyanyikan gampang diingat dan cukup menarik untuk dinyanyikan tanpa teks lagu.
  2. Ritmik lagu bisa membangkitkan suatu respons ritmis pada anak
  3. Teks lagu sesuai dengan rujukan ritmik dan garis musiknya, dan dunia anak.
  4. Teks lagu memungkinkan bisa saja hambar, pengulangan, halus, atau kepahlawanan, tetapi merupakan hikmah atau ditulis untuk tujuan mendidik
  5. Melodinya sanggup dinyanyikan dengan sempurna oleh belum dewasa dalam wilayah bunyi mereka. 

Demikian bunda sekalian wacana cara mengajarkan anak PAUD menyanyi yang baik benar, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah menjadi pengunjung setia di blog PAUD-Anak Bermain Belajar ini.

Inilah Pentingnya Menyebarkan Pendidikan Seni Musik Di Paud

PAUD-AnakBermainBelajar--Kesenian merupakan sebuah konsep yang tidak akanpernah hilang di atas muka bumi ini. Kesenian identik dengan estetika, terkait dengan naluri kemanusiaan yang selalu cinta dengan keindahan, maka seni sebagai sebuah produk yang identik dengan keindahan memang akan selalu ada dan menjadi penggalan dari kehidupan manusia. Sebuah kata-kata bijak yang menjelaskan bahwa dengan seni hidup menjadi indah, tampaknya tidak bisa dipungkiri bahwa kita memang membutuhkan seni untuk memperindah hidup kita. Seni akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan menyertai perjalanan hidup insan sebab seni mempunyai fungsi individual dan sosial. Tidak hanya meliputi kebutuhan spiritual atau lisan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan komersial, politik, sosial, alat penerangan, propaganda, sarana promosi, hiburan, pendidikan, terapi dan sebagainya.

Sebagai individu yang harus terus bekembang dalam kehidupannya, belum dewasa usia dini sangat perlu mempunyai kemampuan seni. Dengan penanganan yang tepat maka seni menjadi hla yang sangat berperan penting dalam membuatkan kemampuan-kemampuan dasar pada diri anak. Dalam acara seni untuk belum dewasa ditemukan nilai-nilai edukasi yang kemudian dikenal sebagai konsep education through art yang dikemukakan oleh Herbert Read yang dikembangkan dari anutan Plato (428-347 SM) yang menyampaikan art should be the basis of education. Selanjutnya Lowenfeld dan Brittain (1980) menjelaskan bahwa acara seni berperan dalam membuatkan banyak sekali kemampuan dasar di dalam diri anak, menyerupai kemampuan: fisik, perseptual, pikir/intelektual, kreativitas, sosial dan estetik. Seiring dengan bertambahnya usia anak, maka seluruh kemampuan dasar sanggup perkembang secara terpadu.

Haskel (1979) mengungkapkan bahwa pendidikan usia dini amat tidak efektif dan kurang tepat tanpa musik. Belajar melalui seni pada hakikatnya menyenangkan, menimbulkan anak berguru dari dalam dirinya sendiri, sehingga berguru lebih bermakna dari pada sekedar melakukan perintah guru. Kegiatan seni mengasah ketajaman rasa (feeling) dan mengendalikan emosi.
 
Bermain musik itu sangat penting bagi seorang anak, sebab sanggup meningkatkan kemampuan musikal anak yang selanjutnya sanggup menghipnotis secara kasatmata bidang kemampuan anak yang lainnya. Bidang kemampuan yang sanggup dipengaruhi secara kasatmata oleh musik ini yakni bidang bahasa, komunikasi, fisik, emosi, esetetika, sosial , kognitif dan science.

Anak di usia 4-6 tahun merupakan penggalan dari anak usia dini yang secara terminologi disebut sebagai anak usia pra-sekolah atau Taman Kanak-kanak. Sejumlah riset membuktikan bahwa perkembangan kecerdasan anak pada masa ini mengalami peningkatan dari 50% menjadi 80%. Hal ini menandakan pentingnya upaya pengembangan seluruh potensi anak di usia pra-sekolah sebab pada usia tersebut anak mengalami masa peka, yaitu masa terjadinya pematangan fungsi-fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulus yang diberikan oleh lingkungan. Maa peka merupakan masa untuk meletakan dasar pertama dalam membuatkan seluruh potensi anak termasuk pula potensi, minat dan talenta dalam bidan seni khususnya seni musik.
 

Menurut John M. Ortiz (2002), memperlihatkan kesempatan kepada belum dewasa untuk mendengarkan banyak sekali macam bunyi (kata-kata, musik, dan bunyi pada umumnya) juga sanggup menstimulasi otak anak ntuk membentuk banyak sekali macam “koneksi suara”. Hal ini akan memudahkan mereka memperbanyak simpanan bunyi dalam hidup mereka selanjutnya. Memperkenalkan banyak sekali macam bunyi sedini mungkin terbukti meningkatkan keragaman, fleksibilitas, dan daya tahan koneksi saraf tersebut, terutama di bidang matematika, bahasa, dan logika.

Teori Multiple Intelligences yang dikembangkan Gardner pada tahun 1980-an, memperkuat pendapat bahwa seni khususnya musik mempunyai fungsi dan efek dalam membuatkan intelegensi anak. Teori ini memperlihatkan wacana yang lebih luas dalam memandang seorang anak secara holistik. Secara khusus wacana musik dan anak ini, teori multiple intelligences yang dikembangkan Garner ini memperlihatkan ekspansi wawasan bahwa insan mempunyai intelegen khususnya intelegen musikal. 

Kecerdasan musikal didefinisikan sebagai kemampuan menangani bentuk-bentuk musikal. Kemampuan ini, meliputi (1) kemampuan mempersepsi bentuk musikal, menyerupai menangkap atau menikmati musik dan bunyi-bunyi berpola nada, (2) kemampuan membedakan bentuk musikal, menyerupai membedakan dan membandingkan ciri musikal bunyi, suara, dan alat musik, (3) kemampuan mengubah bentuk musikal, menyerupai mencipta dan memversikan musik, dan (4) kemampuan mengekspresikan bentuk musikal, menyerupai menyanyi, bersenandung, dan bersiul-siul. Hal ini berarti, kecerdasan musikal meliputi kemampuan mempersepsi dan memahami, mencipta, dan menyajikan bentuk-bentuk musikal (Armstrong, 2003).

Anak-anak yang mempunyai kecerdasan musikal dalam taraf berkembang, sering menyanyi, bahagia bersenandung atau bersiul seorang diri. Kemunculan kecerdasan musikal pada belum dewasa gampang dikenali sebab begitu diperdengarkan musik mereka pribadi mendengarkan atau mengikuti irama atau ikut menyanyi (Armstrong, 2003).

Tujuan acara seni musik di PAUD bukanlah menciptakan anak bisa menghasilkan keterampilan khusus dalam bermusik, tetapi lebih pada membantu anak untuk bisa mengungkapkan diri melalui seni musik tersebut. Dengan acara bermain musik anak bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik sebab kemampuan untuk untuk mengungkapkan dirinya.

Sesuai kurikulum tahun 2004, pendidikan di Taman Kanak-kanak bertujuan membuatkan kemampuan fisik, bahasa, sosial-emosional, moral dan nilai agama, kognitif serta seni. Pendidikan ini tercakup dalam tiga rumpun pengembangan yaitu pengembangan moral dan nilai agama, sosial-emosional serta kemampuan dasar bahasa, kognitif dan pra-akademik (Kurikulum Pendidikan Usia Dini 2004, Diknas).

Dalam kurikulum Nasional pengembangan seni mengacu pada kompetensi dasar anak bisa mengungkapkan gagasan dan daya ciptanya dalam banyak sekali bentuk meliputi banyak sekali media; bergerak sesuai irama musik dan menyanyi (Kurikulum Pendidikan Usia Dini – Taman Kanak-kanak -,2004).

Terkait dengan kemampuan musikal anak ini, telah banyak dilakukan penelitian dan dipulikasikan diberbagai negara, salah satu hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal yang dikeluarkan oleh The National Association for Music Education di Amerika. Ada beberapa aspek yang sanggup diukur dalam kemampuan musik anak, diantaranya sepek ritmik, melodi, menyanyi, dan literasi. Ada juga beberapa kemampuan dasar musik yang dimiliki anak usia Taman Kanak-kanak sanggup ditinjau dari aspek intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, estetik dan kreatif yang kesemuanya sanggup berkembang kalau didukung oleh penerapan acara bermain musik yang baik di bawah bimbingan dan aba-aba guru dan pendidik.

Demikian Artikel singkat wacana pentingnya membuatkan Pendidikan Seni Musik di PAUD, biar Artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan kita  dalam rangka membuatkan kemampuan dan pendidikan anak usia dini, terimakasih.

Sumber : Dirangkum dari banyak sekali sumber !!

Inilah Fungsi Pendidikan Seni Di Forum Paud

Kegiatan seni yang sering dilakukan di forum INILAH FUNGSI PENDIDIKAN SENI DI LEMBAGA PAUD
PAUD--Anakbermainbelajar---Kegiatan seni yang sering dilakukan di lembaga-lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), memperlihatkan sebuah nilai yang sangat berharga untuk pertumbuhan dan perkembangan bawah umur kita. Tapi tahukah  bunda, ternyata pendidikan seni khususnya yang dilaksanakan di PAUD mempunyai fungsi yang sangat penting bagi pendidikan bawah umur usia dini. Sesuai dengan kurikulum tahun 2004, pendidikan seni bertujuan menyebarkan kemampuan fisik, bahasa, sosial-emosional, moral dan nilai agama, kognitif serta seni. Pendidikan ini tercakup dalam tiga rumpun pengembangan yaitu pengembangan moral dan nilai agama, sosial-emosional serta kemampuan dasar bahasa, kognitif dan pra-akademik (Kurikulum Pendidikan Usia Dini 2004, Diknas).

Secara umum pendidikan seni anak usia dini di Lembaga PAUD mempunyai empat fungsi utama, yaitu : 
1). Fungsi Ekspresi,
2). Fungsi Komunikasi,
3). Fungsi Pengembangan Bakat,
4). Fungsi Kreativitas.

Berikut klarifikasi secara rinci dari masing-masing fungsi tersebut di atas :

1. Fungsi Ekspresi

Dalam fungsi mulut ini seharusnya kita menemukan anak memperoleh kesempatan menyatakan pikiran dan perasaan dengan bebas dalam bentuk bunyi, rupa. grak dan bahasa atau gabungannya. Anak bebas mewarnai gambar sesuai dengan kesukaannya. Anak sanggup menyanyikan nyanyian dengan bunyi yang berpengaruh atau lembut. Sedangkan pada seni tari anak bebas menari dengan riang besar hati penuh semangat atau sanggup pula melaksanakan gerak lemah gemulai. Anak sanggup mengungkapkan kecintaannya pada ibunya melalui puisi.

Ekspresi atau ungkapan tidak muncul dengan sendirinya, melainkan menurut hasil pengamatan sehari-hari di lingkungan sekitarnya atau sebab hasil penjelajahan (eksplorasi) anak terhadap alam sekitarnya.

2. fungsi Komunikasi

Anak memberikan pesan melalui bunyi rupa, gerak dan bahasa. Ketika anak bernyanyi bersahutan dan bergerak berpapasan sambil saling menyebutkan nama pasangannya, maka terjadilah komunikasi antarmereka. Komunikasi sanggup dilakukan pula melalui pesan dalam bentuk gambar yang dibentuk anak. Komunikasi sanggup dilakukan melalui gerak atau bahasa tubuh. Pendidikan seni memperkenalkan bahasa simbol pada anak.

3. Fungsi Pengembangan Bakat

Setiap anak yang lahir mempunyai kemampuan yang dibawa semenjak lahir. Ada anak yang dengan gampang bisa berbicara dengan benar dan tepat, ada anak yang bakir dalam gerak; dan ada yang bakir melaksanakan gerak sesuai irama, walaupun belum sanggup bernyanyi. Bilamana guru dan orang renta atau orang akrab dengan anak mengarahkan serta meningkatkan kemampuan anak, maka anak akan mempunyai kemampuan yang kokoh. Menurut Edmin Gordon kemampuan musik sebaiknya dikembangkan sebelum anak berusia 9 (sembilan) tahun, semoga selanjutnya sanggup bekembang dengan baik.

4. Fungsi Kreativitas

Pada dasarnya sebagian besar anak suka menjelajah atau bereksplorasi. Dengan tersedianya media seni rupa berupa campuran tepung, balok-balo kayu dan banyak sekali sumber gerak anak cenderung bereksplorasi memakai media tersebut. Anak sanggup membuat bentuk hewan dari campuran tepung, memainkan alat musik serta membuat gerak-gerak badan sesuai imajinasinya. Pembinaan dan kesempatan berkreasi ialah hal yang harus dilakukan semenjak usia dini. Perlu diingat kreatif tidak hanya mencipta dari tidak ada menjadi ada, tetapi mengubah yang telah ada yang berarti membuat model gres dari yang usang (modifikasi), dengan melaksanakan improvisasi.

Pada anak yang berusia sangat dini, menerangkan respon ialah merupakan tingkat awal menuju kreativitas. Respon belum tentu kreativitas. Respons lebih merupakan tanggapan atas rangsang yang diberikan, sedangkan kreatif mengandung unsur mencipta, memodifikasi atau membuat kembali walaupun sangat sederhana.

Ciri-ciri seorang anak yang kreatif antara lain ialah :

  1. Mengemukakan gagasan sendiri;
  2. Memecahkan duduk perkara sendiri;
  3. Menciptakan karya musik, gerak, rupa atau seni yang lain, walaupun amat sederhana
  4. Tidak takut mencoba, gagal atau takut dimarahi;
  5. Menceritakan hal yang dirasakan, dilihat, didengar, dicium, dirabanya suatu objek buatan orang lain atau dibuatnya sendiri.
Pendidikan seni mengandung banyak laba dan nilai bagi pendidikan anak. Pendidikan seni bagi anak mempunyai makna yang berbeda dari yang biasanya dilakukan bagi orang dewasa. Pendidikan seni bagi anak menekankan pada fungsinya daripada hasil semata-mata. Proses kerja seni pada anak lebih menekankan pada pengalaman yang menghasilkan banyak sekali dampak atau hasil yang menguntungkan bagi pendidikan pada umumnya, bukan hanya bagi hasl kerja seni itu sendiri.

Dalam diri anak akan tumbuh kemampuan memahami lingkungan dan kondisinya, nilai-nilai estetika yang tumbuh pada diri anak, merupakan suatu hal yang sangat penting bagi anak kelak saat ia sudah berada dilingkungan masyarakat, akan membantu anak untuk menjadi langsung yang peka dan peduli dengan lingkungan masyarakatnya tersebut.

Demikian perihal fungsi pendidikan seni di Lembaga PAUD dan keuntungannya untuk anak usia dini, semoga bermanfaat. Terimakasih.