Tampilkan postingan dengan label Coretan Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan Ringan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Januari 2020

Membicarakan Ihwal Cinta Anak Usia Dini

Membicarakan wacana Pendidikan Anak Usia Dini
Harusnya membicarakan wacana cinta
yang tak akan habis-habisnya
dari dasar kedalaman samudra jiwa
dari ayah dan bunda sampai dari oma dan opa
untuk cahahaya jiwa yang antara lain bernama:
Sikecil Anissa Khairina dan Muhammad Aufa.

Membicarakan wacana cinta
harusnya juga niscaya membicarakan cuilan jiwa
yang bangkit tengah malam-malam buta
meminta asi dari bunda dan mama siaga

untuk ayah perkasa
yang sedia dengan curahan kasih sayangnya
untuk hiasan permata jiwa.

Membicarakan wacana cinta
adalah menyanyikan lagu untuk untuk Ananda
tentang buaian yang indah diistana rumah tangga
tentang senandung angin yang membuai jiwa
dalam perkembangan fisik dan motorik Ananda

Membicarakan wacana cinta
adalah keinginan semua untuk ananda tercinta.


* * *

Akhmad Solihin
Medio Mendung,  Banjarmasin Bungas Juni 2015

Kamis, 02 Januari 2020

Tinjauan Religi Ihwal Pentingnya Paud

Di Indonesia yang berBhenika Tunggal Ika ini mempunyai kemajemukan yang luas termasuk dalam TINJAUAN RELIGI TENTANG PENTINGNYA PAUD
Di Indonesia yang berBhenika Tunggal Ika ini mempunyai kemajemukan yang luas termasuk dalam pandangan agama dan keyakinannya yang berbeda-beda. Indonesia sangat menghargai pandangan agama yang dianut warga negaranya. Di Indonesia kehidupan beragama merupakan azasi dan kebutuhan dasar. Setiap tindakan dan sikap banyak dilandaskan pada anutan agama yang diakui di Indonesia. Secara definitif terdapat enam keyakinan agama yang tersebar di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha dan Konfusius.

Meskipun secara keyakinan terdapat keragaman, namun setiap agama yang ada di Indonesia mempunyai keselarasan dalam cara memandang pendidikan anak. Pertama setiap agama intinya mengedepankan pentingnya generasi terbaik (umat) yang sanggup menjalani hidup secara berkualitas dan diberi amanah untuk mengelola dunia atau pembangunan (rahmatan lil alamin), Kedua setiap agama mengajak dan menganjurkan biar penyiapan generasi dilakukan sedini mungkin, dibekali dengan kemampuan yang lengkap (utuh) serta difasilitasi dengan rasa tanggung jawab dan kasih sayang tulus, dan ketiga agama memang mewajibkan pendidikan keimanan dan moral mulia sebagai landasan pendidikan pertama dan utama kepada setiap anak.

Karena itu dalam acara agenda PAUD yang juga berbasis abjad mengedepankan pembelajaran yang mengusung nilai-nilai kegamaan, sebagai suatu upaya untuk menanamkan nilai-nilai abjad yang sangat baik kepada anak semenjak usia dini.

Sumber: Buku Kerangka Besar Pembangunan PAUD Indonesia Periode 2011-2015 Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal, dan Informal, Kementrian Pendidikan Nasional 2011.

Mau Anak Pintar, Sehat Dan Berpengaruh ? Kembalikan Anak Ke Alam

Setelah kita mempelajari dan menelaah beberapa goresan pena dan teori-teori yang bertebaran di banyak buku dan di dunia maya, wacana pendidikan dan perkembangan anak, coba bunda perhatikan gambar-gambar dunia anak di bawah ini, kira-kira bagaimana berdasarkan bunda? :












Bunda...Dalam prosesnya, terkait dengan pendidikan dan perkembangan anak, melibatkan dan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber berguru yaitu hal yang sangat bermanfaat bagi anak kita, terutama untuk menunjukkan motivasi belajar, mengarahkan kegiatan belajar, memperkaya informasi, meningkatkan kekerabatan sosial, pengenalan lingkungan, serta menumbuhkan perilaku dan penghargaan terhadap lingkungan alam sekitar. 

Bunda...dengan mengembalikan anak ke alam dan dengan memanfaatkan alam sekitar sanggup menumbuhkan kemampuan anak untuk menyesuaikan diri dan survival terhadap banyak sekali keadaan. Anak sanggup bereksplorasi untuk mempelajari dan menggali sumber-sumber berguru yang tidak akan pernah habis-habisnya. Anak sanggup menjelajah sekuat kemampuan fisiknya, sehingga terbentuklah kemampuan yang tergambar dalam 3 ranah domain; Kognitif, afektif dan psikomotorik dari diri anak yang bersangkutan.

So..jadi gimana berdasarkan bunda,? .....perlukah anak kembali ke alam??....


Sumber Gambar: Google, Facebook dan Koleksian langsung !

Nak Jangan Ada Dusta Di Antara Kita ?

Pengalaman saya dikala mengajar belum dewasa Sekolah Menengan Atas dan Mahasiswa, ternyata banyak siswa/Warga Belajar dan mahasiswa yang melaksanakan kecurangan. Ketika mereka menciptakan kiprah dan menyontek ulangan, terjadi hal-hal yang menyimpang dari pendidikan abjad yang telah kita berdiri semenjak belum dewasa ini masih dini usia. Saya kepikiran inikah hasil pendidikan abjad dan pendidikan kebijaksanaan pekerti yang kita laksanakan semenjak usia dini?,. Kenyataannya masih berlanjut dan berkembang dusta dan kebohongan untuk mencapai tujuan yang dengan hasil maksimal tapi semu. 

Siswa dan Mahasiswa berusaha membohongi (ngibulin) kita dengan tugas-tugas hasil contekan dan kopas asal-asalan, tentu saja modus menyerupai ini sering ketahuan, dan mereka bertanya-tanya kok bapak tahu??. tentu saja tahu, alasannya ialah ini telah menjadi "kenangan terindah" semenjak belum dewasa ini masih kanak-kanak. dan saya memahami jiwa belum dewasa ini masih selalu ada dihati mereka...heheh... kira-kira menyerupai inilah mereka semasa masih kanak-kanak, hingga terbawa hingga mereka jadi siswa dan mahasiswa.



Dan kemungkinan komunikasi yang terjadi semasa di tangan orang tuanya sebagai berikut: 

Orang tua:  Hadoh biyuuung. Siapa yang corat-coret?
Anak:         Emm … bukan aku. Dia (sambil nunjuk si doggsy)
Doggsy :    sambil mendelik: guk-guk (aje gile busyet, teganya kamu pada ku mas bro).....;)

Tentu saja bagi orang bau tanah akan simpel mengetahui kejadiannya. Sementara bagi sang anak, heran banget. Bagaimana orang bau tanah saya kok tahu ya? Kira-kira yang menyerupai mirip inilah terjadi antara siswa dengan saya sekarang. 

Jadi anak ku semenjak kalian kecil ..jangan ada dusta di antara kita ya..!! 

So...  gimana pendapat bunda ???


Sumber Gambar : Google

Inilah Alasan Acara Menasik Haji Penting Untuk Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) !

Padanya terdapat gejala yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim[215]; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; Mengerjakan haji yakni kewajiban insan terhadap Allah, Yaitu (bagi) orang yang sanggup Mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (Ali Imron:97)* * *
Dalam pendidikan Agama Islam semenjak usia dini, perlu dikenalkan rukun-rukun Islam kepada anak. Tujuan mengenalkan rukun Islam yang kelima, Yaitu Berhaji. Ini dilakukan semoga bawah umur usia dini di lembaga-lembaga PAUD mengenal dan memahami dengan baik fatwa Tauhidnya.


Coba kita lihat bawah umur kita dengan menggunakan kain ihram yang terlihat putih-putih mereka sangat antusias ikut acara manasik haji, mereka belajar, mengenal dan melakukan rukun-rukun haji bersama pembimbing manasik haji dan para guru Pendidik PAUDnya.

Dalam acara pengenalan manasik haji ini, bawah umur dibimbing dengan sabar dalam menjalankan semuah tahapan berhaji. Mulai dari acara thawaf, sai, melempar jumrah dan tahalul, ini semua dilakukan bawah umur PAUD secara sederhana tapi khidmad. 

 Mengerjakan haji yakni kewajiban insan terhadap Allah INILAH ALASAN KEGIATAN MENASIK  HAJI PENTING UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) !



Indah nian, semoga keindahan ini menjadi kado untuk anak, yang sanggup menjadi materi bagi pengembangan nilai sosial, sopan santun dan agama, untuk menjadi bekal kepercayaan dan takwa bagi anak sampai mereka dewasa. Semoga mereka sanggup menjadi haji yang Mambrur dikala mereka melakukan ibadah haji yang bahwasanya kelak...Amiin..

“Dan haji mabrur itu tiada akhir bagi-nya melainkan Surga” (Al Hadits).



Lihat Gambar dan Foto Manasik Haji anak PAUD yang lucu-lucu lainnya di sini !!

Kenapa Harus Donat Untuk Acara Pembelajaran Di Paud

anak di PAUD Tunas Baru terlihat sangat bahagia dan besemangat sekali KENAPA HARUS DONAT UNTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN DI PAUD
Hari ini  bawah umur di PAUD Tunas Baru terlihat sangat bahagia dan besemangat sekali, kegiatan dengan sub tema kuliner kesukaanku di isi dengan acara menghias kuliner ringan bagus donat, besoknya ada kegiatan Kolase di atas Gambar bulat berbentuk donat, Lalu ada kegiatan menggunting bulat kuliner ringan bagus donat, dan lain sebagainya. Senaaang sekali melihat pembelajaran berjalan dengan lancar, tapi kok, entah kenapa terasa ada yang kurang !!?? Ketika aku bertanya dengan diri sendiri; "Kenapa harus donat??"

Tahukah bunda Kue donat itu apa? asalnya dari mana?

Kue donat itu berasal dari negara barat, Salah satu teori menyampaikan donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Belanda yang juga memopulerkan sajian epilog lain, seperti: kuliner ringan bagus kering, pai krim (cream pie) dan pai buah (cobbler). Cerita yang terkenal perihal donat yakni Cerita yang menyampaikan bahwa donat berbentuk cincin diciptakan kapten kapal asal Denmark berjulukan Hanson Gregory. Sang kapten sering harus menyetir kapal dengan kedua belah tangan alasannya yakni kapal sering dilanda badai. Kue gorengan yang dimakan dikala sedang menyetir ditusukkan ke roda kemudi kapal, sehingga kuliner ringan bagus menjadi bolong. Kebetulan bab tengah kuliner ringan bagus juga sering belum matang, sehingga donat sengaja dibentuk berlubang di tengah biar permukaan donat yang terkena minyak bertambah dan donat cepat matang. (Sumber Wikipedia).

Sebenarnya kita juga punya kuliner ringan bagus yang enak-enak. Kurang apa dengan masakan Indonesia?, kita kaya dengan bermacam-macam kuliner tradisional masakan yang tidak kalah enaknya dengan kuliner dari luar negeri. Mungkinkah hanya alasannya yakni kurang menarik?, alasannya yakni cita rasanya tidak sama ya? ah padahal rasa itu di pengecap bukan dari pandangan mata, dan kalo mau menghias mungkin dapat kita coba martabak terperinci bulan, atau kuliner kuliner ringan bagus khas tradisional lainnya yang bersumber dari Nusantara tercinta.

Harusnya kan anak-anak, kita ajarkan menyayangi Indonesia dengan menyayangi produk negeri sendiri, dengan mulai mengkonsumsi dan menikmati kuliner ringan bagus kuliner khas Indonesia sendiri, sehingga mereka punya jati diri yang berakar dari budaya bangsa Indonesia ini. Ayo bunda kembangkan budaya Indonesia ya... Merdekaa !! 
 
Jadi kenapa harus Donat ??....

Inilah Manfaat Penting Bagi Anak Diajari Mengantri Di Paud !

Seorang guru di Australia pernah berkata kepada saya INILAH MANFAAT PENTING BAGI ANAK DIAJARI MENGANTRI DI PAUD !
Ini dimulai dari dari sebuah obrolan :
 
Seorang guru di Australia pernah berkata kepada saya

“Kami tidak terlalu khawatir kalau anak2 sekolah dasar kami tidak arif Matematika” kami jauh lebih khawatir kalau mereka tidak arif mengantri.”

“Sewaktu ditanya mengapa dan kok sanggup begitu ?” Saya mengekspresikan keheranan saya, lantaran yang terjadi di negara kita kan justru sebaliknya.

Inilah jawabanya;

1. Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk sanggup Matematika, sementara kita perlu melatih anak sampai 12 Tahun atau lebih untuk sanggup mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.

2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi memakai ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb.

3. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan menentukan profesi di bidang yang bekerjasama dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini niscaya akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.

”Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI ?”

”Oh iya banyak sekali pelajaran berharganya;” jawab guru kebangsaan Australia itu.

1. Anak berguru administrasi waktu kalau ingin mengantri paling depan tiba lebih awal dan persiapan lebih awal.

2. Anak berguru bersabar menunggu gilirannya tiba terutama kalau ia di antrian paling belakang.
3. Anak berguru menghormati hak orang lain, yang tiba lebih awal sanggup giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..

4. Anak berguru berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.

5. Anak berguru kreatif untuk memikirkan aktivitas apa yang sanggup dilakukan untuk MENGATASI KEBOSANAN ketika mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku ketika mengantri)

6. Anak sanggup BELAJAR BERSOSIALISASI menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.

7. Anak BELAJAR TABAH dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.

8. Anak berguru aturan lantaran akibat, bahwa kalau tiba terlambat harus mendapatkan konsekuensinya di antrian belakang.

9. Anak berguru disiplin, teratur dan kerapihan.

10. Anak berguru mempunyai RASA MALU, kalau ia MENYEROBOT ANTRIAN dan HAK ORANG LAIN.

11. Anak berguru bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya kalau sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.

12. Anak berguru jujur pada diri sendiri dan pada orang lain

dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.

Saya sempat tertegun mendengarkan butir-butir penjelasannya. Dan gres saja menyadari hal ini ketika satu ketika mengajak anak kami berkunjung ke kawasan bermain anak Kids Zania di Jakarta.

Apa yang di pertontonkan para orang renta pada anaknya, dalam mengantri menunggu giliran sungguh memprihatinkan.

1. Ada orang renta yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah dingin saja, akal-akalan gak tau aja !!”

2. Ada orang renta yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, lantaran anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.

3. Ada orang renta yang memakai seni administrasi dan sejuta alasan semoga anaknya di perbolehkan masuk antrian depan, lantaran alasan masih kecil capek ngantri, rumahnya jauh harus segera pulang, dsb. Dan memakai seni administrasi yang sama di lokasi antrian permainan yang berbeda.

4. Ada orang renta yang malah marah2 lantaran di tegur anaknya menyerobot antrian, dan menyalahkan orang renta yang menegurnya.

5. dan banyak sekali macam perkara lainnya yang mungkin anda pernah alami juga.?

Ah sayang sekali ya.... padahal disana juga banyak pengunjung orang Asing entah apa yang ada di kepala mereka melihat insiden semacam ini?

Ah sayang sekali kalau orang tua, guru, dan Kementerian Pendidikan kita masih saja meributkan anak muridnya ihwal Ca Lis Tung (Baca Tulis Hitung), Les Matematika dan sejenisnya. Padahal negara maju saja sudah berpikiran bahwa mengajarkan MORAL pada anak jauh lebih penting dari pada hanya sekedar mengajarkan anak arif berhitung.

Ah sayang sekali ya... Mungkin itu yang mengakibatkan negeri ini semakin jauh saja dari praktek-praktek hidup yang beretika dan bermoral. ?

Ah sayang sekali ya... menyerupai apa kelak anak2 yang suka menyerobot antrian semenjak kecil ini kalau mereka kelak jadi pemimpin di negeri ini ?

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang renta juga para pendidik di seluruh tanah air tercinta. Untuk segera menyadari bahwa mengantri ialah pelajaran sederhana yang banyak sekali mengandung pelajaran hidup bagi anak dan harus di latih sampai menjadi kebiasaan setiap anak Indonesia.

Yuk kita ajari anak kita untuk mengantri, untuk Indonesia yang lebih baik,

Yuk kita mulai dari keluarga kita terlebih dahulu, ... mau ?

Salam syukur penuh berkah...


Sumber : Copas-copasan -- Facebook.com

Komitmen Pendidik - Guru Paud

Sering kita mengadakan program alasannya yakni ada orang KOMITMEN PENDIDIK - GURU PAUD
Sering kita mengadakan program alasannya yakni ada orang-orang yang meminta. Pak, tolong adakan training ini dan training itu, seminar anu. Okelah. Kemudian saya bersusah payang mencari pembicara (atau saya sendiri yang menyiapkan materi), mencari tempat, dan mengorganisir kegiatannya.

Setelah semua ini dilakukan, ternyata orang-orang yang meminta ini dan itu tadi tidak hadir. Yaelah.

Yang lebih serunya lagi, mereka lalu minta diadakan lagi. Hi hi hi. Entah hi-hi-nya ini harusnya lucu atau seram.

Memang susah mendapat akad sebagian orang-orang. Kebanyakan maunya sendiri. Suka-suka. Sesempatnya saja. Nah, ini juga terkait dengan kurang daya juang. Mau cari ilmu ya harus berjuang. Tidak sanggup ilmu itu hadir dengan sendirinya.

Atau mungkin alasannya yakni kebanyakan aktivitas yang kita adakan itu gratisan. Makara tidak ada konsekuensinya atau kerugian bila tidak datang. Padahal seringkali yang gratisan kualitasnya juga luar biasa. Tergantung kepada orang dan materinya sih.

Kalau bayar mungkin sanggup lebih sanggup komitmen? Hmmm …So gimana bunda?

Bahaya Memakai Kata Jangan Untuk Anak !! Boleh Kah?

Bunda...Bolehkah menyampaikan kata jangan, tapi jangan yang bagaimana? untuk anak usia dini. Ada yang oke dengan pandangan para jago ini, tetapi ada juga yang tidak oke terutama yang melihatnya dari kacamata Agama.. silakan bunda/ayah.. pikirkan....gunakan yang terbaik.. untuk pendidikan anak yang lebih baik. " Jangan katakan jangan" untuk anak usia dini. Boleh kah memakai alternatif di bawah ini ????


Lirik Lagu Go Green - Super Seven - Untuk Pentas Dance Anak Paud

 seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan kalau ada acara pentas Anak PAUD dan Taman Kanak-kanak LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN - UNTUK PENTAS DANCE ANAK PAUD
PAUD--Anakbermainbelajar--Lirik Lagu "Go Green" yang terkenal semenjak tahun 2012 ini, seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan kalau ada acara pentas Anak PAUD dan TK. Lagu "Go Green" dari Super Seven ini mengisahkan dan menghimbau kita untuk menyayangi bumi kita yang hijau sebagai ciptaan Tuhan. Cocok sekali untuk penanaman cinta alam menuju bumi hijau dan indonesia Hijau, dalam tema cinta alam sekitar. Dipopulerkan semenjak 2012 oleh Kids Fest-super Seven. Lagu ini ada di dalam album The Adventure yang didistribusikan oleh label Keci Music Indonesia. Nah buat yang belum hapal lagunya berikut ini Admint tulis lagi lirik lagunya biar nanti persiapan latihan buat pentasnya dapat lancar ya... Ayo "Go Green"..

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green, go green, go green)
demi masa depan supaya negeri kita kan selalu (go green, go green)
jaga bumi ini kita harus bersihkan polusi (go green)

tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green, go green, go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green)

Jangan buang sampah di sembarang kawasan supaya tetap higienis (tetap bersih)
bawalah sendiri botol minuman untukmu dari rumah
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Go green!

.. setulus cinta untuk bumi tercinta
satu hati untuk indonesia
kawan-kawan jangan lelah mencoba
jaga bumi ini kawasan lahir kita
go green, go green, teriakkan bersama
biar seluruh dunia dengar bunyi kita
Tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang gres (yang baru)
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan.

* * *
Lirik Lagu Go Green
Penyanyi Super Seven-Kids Fast
Kategori Lagu Anak-Pop
Tahun Rilis-2012
Produksi/label Keci Music
 
Lihat Dance Anak PAUD Keren lucu "Go Green".. BERIKUT INI 


Rabu, 01 Januari 2020

Gambar Dan Foto-Foto Moment Peringatan Proklamasi 17 Agustus Anak Paud

---Peringatan Proklamasi 17 Agustus yang dilaksanakan setiap tahunnya diperingati dengan hikmat, diisi dengan banyak sekali kegiatan mulai dari upacaranya sampai kegiatan lomba-lomba yang sangat meriah, tidak terkecual juga di lembaga-lembaga PAUD di Indonesia, Kegiatan yang merupakan salah satu upaya penanaman nilai-nilai cinta tanah air dan Nasionalisme, sangat meriah dilaksanakan. Anak-anak dan guru pendidik sangat antusias mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan.

Berikut ini yakni gambar-gambar dan foto-foto menarik dari moment-moment kegiatan peringatan proklamasi 17 Agustusan di Lembaga-lembaga PAUD yang tentunya melibatkan guru/pendidik, belum dewasa PAUD, sampai orang renta anak.























Sumber Gambar : Google dan Koleksian pribadi


Memanfaatkan Tali Bekas Buat Bermain Yang Seru Di Paud

---sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini, kreatif, dengan memanfaatkan tali bekas yang sudah tidak terpakai lagi, bisa menciptakan permainan yang menarik dan menyenangkan,  maka jadilah bawah umur di PAUD seru bermain bersama.

sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini MEMANFAATKAN TALI BEKAS BUAT BERMAIN YANG SERU DI PAUD
Lompat Tali yuk....Ayukk..hihi
Permainan ini, kalo dilihat dari bentuknya sich mirip dengan permainan angklek, tapi bedanya kalo angklek dibikin gambar, ditulis di lantai atau di tanah, tetapi permainan ini dibentuk dari tali dengan bentuk kolom-kolom mirip permainan angklek atau Gala Asin. Di sini ada beberapa petak-kolom yang bisa dilompati dan diisi anak-anak. Serunya, semua anak bisa terlibat dengan bermain bersama-sama.

Penulis awalnya belum tahu dan memang belum pernah melihat permainan ini sebelumnya, pun saat yang punya gawe ditanya ihwal permainan itu, mereka sendiri sepontan, mereka bilang itu permainan lompat tali versi atau ala PAUD mereka sendiri dengan memanfaatkan Tali bekas, jadi belum ada namanya dan belum ada konsep dan hukum mainnya. Di sini anak bermain bebas aja, di dalam permainan ini dengan melompati petak kolom secara berurutan tanpa menyentuh talinya.

Dalam permainan ini terlihat pengembangan fisik/motorik dan sensitivitas anak sanggup dikembangkan. Karenanya Di forum PAUD, guru-pendidiklah yang memilih bagaimana acara fisik atau permainan yang sanggup dilakukan anak sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Pendidik sanggup berperan dalam menumbuhkan minat anak terhadap banyak sekali kegiatan motorik anak mirip permainan ini. Tentunya minat anak memang sangat beragam. Ada yang lebih bahagia meloncat dan bergerak ritmik dari pada melukis dan menggunting atau sebaliknya anak lebih betah dengan kegiatan motorik halus dari pada motorik kasar. Peran Pendidiklah yang harus mengarahkan dan menumbuhkan minat anak untuk mengikuti semua kegiatan fisik-motorik  tersebut dengan tujuan supaya gerak motorik berangasan dan motorik halus anak sanggup berkembang dengan baik. 

Kegiatan ini menjadi sangat penting sekali sebab pada anak dekat sekali kaitannya antara pengembangan fisik dengan sikap sikap anak. Pengembangan fisik pada anak usia PAUD ialah upaya untuk menunjukkan perlakuan tertentu secara sistematis pada kegiatan yang memperlihatkan interaksi dan kematangan anak dengan lingkungannya. Pada anak usia prasekolah, perkembangan gerak merupakan perubahan kemampuan yang melibatkan banyak sekali aspek sikap dan kemampuan geraknya. Aspek sikap dan perkembangan motoriknya saling mensugesti satu sama lain.



Nah....bunda mungkin ada yang tertarik, dan bisa mengembangkannya atau menciptakan desain permainannya lebih komplit lagi dengan inspirasi yang menarik ini, untuk permainan anak yang mudah, murah dan meriah, di Lembaga PAUD kita..?

sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini MEMANFAATKAN TALI BEKAS BUAT BERMAIN YANG SERU DI PAUD
Kita mulai ya..1..2..3...

sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini MEMANFAATKAN TALI BEKAS BUAT BERMAIN YANG SERU DI PAUD
Bunda contohin ya..Hup...lompat yang tinggi !!

sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini MEMANFAATKAN TALI BEKAS BUAT BERMAIN YANG SERU DI PAUD
Ayo..dicoba..semangat ya..nak..

sangat menarik apa yang dilakukan bunda kita yang satu ini MEMANFAATKAN TALI BEKAS BUAT BERMAIN YANG SERU DI PAUD
Hup..hore bisa...eh gantian dong jangan berebut..hihi


Sumber dan Gambar : 
TPAIT AL-AMIN. Yayasan Islam Al-Amin Kapuas, kelompok Bermain Islam terpadu (KBIT Al-Amin), Taman Penitipan Anak Islam Terpadu (TPAIT Al-Amin). Jl. Barito Gg. XI Kel. Selat Hulu Kuala Kapuas.